Persamaan Regresi Prediksi Curah Hujan Bulanan Menggunakan Data Suhu dan Kelembapan Udara di Bengkulu

Inlim Ravijai Rumahorbo

Abstract


Abstrak Simulasi prediksi curah hujan bulanan (RR) dengan menggunakan prediktor suhu udara (T) dan kelembapan udara (RH) telah dicoba dilakukan di Stasiun Klimatologi Kelas I Bengkulu. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan dan menghitung besarnya nilai korelasi pearson dan penyimpangan prediksi total hujan bulanan terhadap total hujan aktualnya. Simulasi prediksi total hujan bulanan ini menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil dari pengolahan data menunjukkan bahwa simulasi prediksi total hujan bulanan tahun 2018 di daerah Bengkulu didapatkan nilai korelasi r = 0,68 dan rerata RMSE = 14.8 mm/bulan menggunakan prediktor suhu udara, diperoleh nilai korelasi r = 0,69 dan RMSE = 14.5 mm/bulan menggunakan prediktor kelembapan udara, dan nilai korelasi r = 0,71 dengan RMSE = 14.9 mm/bulan menggunakan prediktor suhu udara dan kelembapan udara sekaligus.


Keywords


Regresi,hujan bulanan, suhu udara, kelembapan udara.

References


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.(2018). FKLIM. Bengkulu: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Swarinoto, Y.S & Sugiyono. (2011). Pemanfaatan Suhu Udara dan Kelembapan Udara dalam Persamaan Regresi untuk Simulasi Prediksi Total Hujan Bulanan di Bandar Lampung. Jakarta : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Nieuwolt, S. (1977). Tropical Climatology: An introduction to the climates of low latitudes. Toronto: John Wiley & Sons.

Kartasapoetra, A.G. (2006). Klimatologi: Pengaruh iklim terhadap tanah dan tanaman. Jakarta: Bumi Aksara.

Putramulyoa, S & Alaab, S. (2018). Prediksi Curah Hujan Bulanan Di Kota Samarinda Menggunakan Persamaan Regresi Dengan Prediktor Data Suhu dan Kelembapan Udara. Eigen Mathematics Journal vol. 1 no. 2. Hal 13-16

Prawirowardoyo, S. (1996). Meteorologi Umum. Institut Teknologi Bandung. hal. 130, Bandung.

Fadholi, A. (2013). Persamaan Regresi Prediksi Curah Hujan Bulanan Menggunakan Data Suhu dan Kelembapan Udara di Ternate. Statistika, Vol. 13 No. 1, 7 – 16

Handiana, D., Wahyono, S. C., dan Susanti, D. S. (2013). Perancangan model curah hujan bulanan berdasarkan suhu permukaan air laut di Kalimantan Selatan. Jurnal Fisika Flux vol. 10 no. 1. Hal 1-12

Tjasyono, B. (1999). Klimatologi Umum. Bandung: ITB.

Tjasyono, B. (2004). Klimatologi. Bandung: ITB.

Tanudidjaja, (1993). Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa. Jakarta : Penerbit Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Wirjohamidjojo, S. (2006). Kamus Istilah Meteorologi Aeronautika. Jakarta : Penerbit Badan Meteorologi dan Geofisika.

Nazir, M. (2003). Metode Penelitian. Jakarta: PT Ghalia Indonesia.

Sudjana. (1995). Metoda Statistika. Bandung: Penerbit Tarsito.

Wilks, D.S. (1995). Statistical Methods in the Atmospheric Science, San Diego: Academic Press.

Soetamto & Maria, U.A. (2010). Modul Pelatihan Peningkatan Akurasi Prakiraan Musim. Jakarta: BMKG.

Trihendradi, C. (2005). Step By Step SPSS 13, Analisis Data Statistik. Yogyakarta: Penerbit ANDI.




DOI: https://doi.org/10.21831/pspmm.v2i0.94

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Pendidikan Matematika dan Matematika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
Prosiding Seminar Pendidikan Matematika dan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://prosiding.himatikauny.org/index.php/prosidinglsm.

Prosiding LSM Stats