Efektivitas Implementasi Double Loop Problem Solving Berbantuan E-Modul Etnomatematika pada Pemecahan Masalah

Authors

  • Caecillia Rafika Sarah Universitas Negeri Semarang
  • Kartono Kartono Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.21831/pspmm.v5i1.259

Abstract

Model pembelajaran Double Loop Problem Solving merupakan variasi dari model pembelajaran Creative Problem Solving yang merupakan pembelajaran berbasis masalah di mana penekanannya pada alasan (sebab) yang mendasar dari masalah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk menunjukkan implementasi model pembelajaran Double Loop Problem Solving berbantuan e-modul berbasis etnomatematika pada pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik. Penelitian menggunakan 2 kelompok sampel yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberiken pembelajaran dengan model Double Loop Problem Solving sedangkaan kelompok kontrol dengan model Problem Based Learning. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas eksperimen pada pembelajaran dengan model pembelajaran berbantuan e-modul berbasis etnomatematika mencapai ketuntasan individual dan ketuntasan secara klasikal sebesar 75% dengan KKM sebesar 65. Model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) berbantuan e-modul etnomatematika memberikan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada kelas eksperimen dan perbedaan rata–rata pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Penggunaan model pembelajaran Double Loop Problem Solving dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik dengan berbantuan e-modul berbasis etnomatematika.

References

Arum, W. F. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving dan Problem Posing Pada Materi Fluida. Jurnal Teknika STTKD, 4(2).

Astutik, Fidiana. (2017). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dan Self Efficacy Peserta didik dalam Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving Bernuansa Etnomatematika. (Master's Thesis). Universitas Negeri Semarang. Semarang.

Jufri, L. H. (2015). Penerapan Double Loop Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematis Level 3 Pada Peserta didik Kelas Viii Smpn 27 Bandung. Lemma, II(1), 52–62.

Karinawati, A., Supriadi, & Arisetyawan, A. (2016). Pengaruh Pembelajaran Etnomatematika Sunda terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Sekolah Dasar. Kalimaya, 4(2). http://www.fisme.science.uu.nl/toepassingen/20066/

M. Widiastika, S. M. (2019). Efektivitas Pendekatan Double Loop Problrm Solving Dengan Scaffolding Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia, 8(2).

Pradipta, S. G. (2014). Penerapan Model Pembelajaran DLPS (Double Loop Problem Solving) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pengaruh Perubahan Lingkungan Fisik Terhadap Daratan. Jurnnal PGSD FKIP UNS.

Ridwan, I. d. (2014). 50 Tipe Pembelajaran Kooperatif. Medan: Media Persada.

Laila Rahmatin Ramadhana, K. d. (2018). Pengaruh Model Double Problem Solving (DLPS) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 210-217.

Indriyani, M. A. (2020). Penerapan Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Bencana Alam. Jurnal Luminous, 1(1).

Published

2022-04-19