Penggunaan Metode Multidimensional Scaling untuk Memetakan Tenaga Kesehatan (Studi Kasus: Provinsi Jawa Timur)

Authors

  • Irena Sekar Dwi Hasnida Universitas Negeri Yogyakarta
  • Binti Luthfiyaturrohmah AJ Universitas Negeri Yogyakarta
  • zulfa Safina Ibrahim Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.21831/pspmm.v6i2.243

Keywords:

Multidimensional Scaling, Tenaga Kesehatan, Pemetaan

Abstract

Dalam kondisi pandemi Covid-19, ketersediaan tenaga kerja sangat diperhitungkan. Ketersediaan tenaga kesehatan yang tercukupi dan terdistribusi secara merata akan meningkatkan kualitas penanganan kasus Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah perlu mendistribusikan tenaga kesehatan secara merata keseluruh wilayah Indonesia. Pemetaan wilayah dapat digunakan sebagai langkah awal dalam perencanaan pendistribusian tenaga kerja kesehatan. Penelitian ini akan membahas tentang pemetaan tenaga kesehatan pada Provinsi Jawa Timur menggunakan metode multidemnsional scaling. Data yang digunakan merupakan data jumlah tenaga kerja kesehatan Jawa Timur tahun 2020 dengan variabel berupa jumlah tenaga kerja kesehatan Dokter, Perawat, dan Bidan. Langkah analisis pada penelitian inimengikuti algoritma multidimensional scaling metrik. Hasil pemetaan dengan menggunakan metode multidimensional scaling menghasilkan 5 kelompok yang memiliki karakteristik yang mirip antar anggotanya. Kelompok 1 hanya terdiri dari Kota Surabaya. Kelompok 2 terdiri dari Kabupaten Malang, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Malang. Kelompok 3 terdiri dari Kota Batu, Kota Mojokerto, Kota blitar, Kota Madiun, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Kediri, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Tuban. Kelompok 4 terdiri dari Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Blitar, Kabupaten Magetan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Ngawi. Kelompok 5 yang terdiri dari Kabupaten Jember, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Jombang, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Sumenep, dan Kabupaten Bangkalan. Dari hasil penelitian ini juga diperoleh nilai STRESS sebesar 0,33% yang artinya data yang digunakan telah dipetakan dengan sempurna.

References

Haryati, “Pemetaan Pengguna Alat Kontrasepsi di Kalimantan Barat dengan Menggunakan Metode Multidimensional

Scaling,” Bul. Ilm. Math. Stat. dan Ter., vol. 08, no. 4, pp. 903–908, 2019.

Irmawati, “Penerapan Analisis Multidimensional Scaling Pada Pemetaan Karakteristik Kemiskinan di Provinsi Sulawesi

Selatan,” Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, 2017.

M. B. Islami and L. Handayani, “Penerapan Analisis Multidimensional Scaling ( MDS ) Pada Pemetaan Kabupaten / Kota

di Provinsi Sulawesi Tengah Berdasarkan Indikator Tenaga Kesehatan ( Application of Multidimensional Scaling ( MDS )

Analysis to the Mapping of Districts / Cities in Centra,” Nat. Sci. J. od Sci. Technol., vol. 08, no. 02, pp. 138–143, 2019.

K. Vehkalahti and B. S. Everitt, Multivariate Analysis for the Behavioral Sciences, Second Edi. New York: CRC Press of

Taylor & Francis Group., 2019.

J. Nahar, “Penerapan Metode Multidimensional Scaling dalam Pemetaan Sarana Kesehatan di Jawa Barat,” J. Mat. Integr.,

vol. 12, no. 1, pp. 43–49, 2016.

A. C. Rencher, Methods of Multivariate Analysis, Second Edi. New York: NY: John Wiley & Sons, Inc, 2002.

Wolfgang Härdle, L. S, Applied Multivariate Statistical Analysis Second Edition. New York: Springer , 2007.

Published

2022-04-11