PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA KARTU MASALAH UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS

Authors

  • Anas Tohari MAN 2 BANYUMAS

DOI:

https://doi.org/10.21831/pspmm.v4i2.195

Keywords:

Kata kunci, Problem Based Learning, Kartu Masalah

Abstract

Abstrak-Latar belakang penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis peserta didik MAN 2 Banyumas pada materi Fungsi yang belum mencapai ketuntasan klasikal. Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan menerapakan model Problem Based Learning menggunakan kartu masalah pada materi Fungsi MAN 2 Banyumas. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang direncanakan terdiri dari 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklus terdiri dari dari: (i) perencanaan; (ii) tindakan; (iii) pengamatan; (iv) refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik. Teknik pengambilan data berupa tes evaluasi yang berbentuk uraian dengan berpedoman pada rubrik penskoran kemampuan berpikir kritis. Teknik analisis data terdiri atas data kualitatif dan data kuantitatif . Hasil dari penelitian ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil evaluasi kemampuan berpikir kritis peserta didik pada siklus I dan siklus II berturut-turut yaitu 72,8 dan 81,25. Kemudian peningkatan persentase kategori ketuntasan klasikal persentase pada siklus I dan siklus II berturut-turut yaitu 65,63% dan 90,6%. Simpulan dari penelitian ini adalah adalah penerapan model Problem Based Learning menggunakan kartu masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik MAN 2 Banyumas pada materi Fungsi. Saran dari penelitian ini adalah penggunaan kartu masalah pada model Problem Based Learning dapat menjadi salah satu alternatif metode mengajar untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik

Author Biography

Anas Tohari, MAN 2 BANYUMAS

anas tohari

References

Arends, R. 2007. Learning to Teach. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto, Suharsimi. 2013. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Benyamin Hadinata. 2009. Berpikir Kritis, Jakarta : Erlangga.

Dzulfikar, A., M. Asikin, & P. Hendikawati. 2012. Keefektifan Problem Based Learning dan Model Eliciting Activities terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah. Unnes Journal of Mathematics Education, 1(1): 1-6.

Facione, A.P. 1994. Holistic Critical Thinking Scoring Rubric. San Francisco: California Academia Press.

Sunarni ME. 2008. Menguak Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif. Jakarta: Buku Berkualitas Prima.

Glazer Evan 2001. Using Internet Primary Sources to Teach Critical Thinking Mathematics. London : Greenwood Press.

Hudojo, H. 2003. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang: UM Press.

Ismaimuza, D. 2013. Pengembangan Instrumen Kemampuan Berpikir Kritis Matematis untuk Siswa SMP. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Matematika Jurusan Pendidikan MIPA FKIP UNTAD Palu, Hlm 375-378.

Johnson, Elaine. 2011. Contextual Teaching and Learning (CTL). Bandung: Kaifa

Karim, Normaya. (2015). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Model Jucama di Sekolah Menengah Pertama. Edumat jurnal Pendidikan Matematika, volume 3, No 1, April 2015. Hlm 92-104.

Rifa’i, A. & C. T. Anni. 2011. Psikologi Pendidikan. Semarang: Unnes Press.

Suherman, E. dkk. 2003. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: FMIPA UPI.

Sukiman. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: PT Pustaka Insan Madani.

Trianto. 2007. Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Wijaya. 1988. Upaya Pembaharuan Dalam Pendidikan dan Pengajaran. Bandung: Remadja Karya.

Yamin, M. 2013. Strategi dan Metode dalam Model Pembelajaran. Jakarta: Referensi. Behavior, Journal of Transport Geography 34 (2014), Hlm 165-174.

Downloads

Published

2021-05-08